Sekilas Tentang Ikan Bawal
Ikan bawal memiliki nilai bisnis ganda, yaitu sebagai ikan hias dan ikan konsumsi. Ikan bawal memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap perubahan Iingkungan. Ikan bawal dapat bersifat kanibal, dapat saling memangsa sesama ikan bawal itu sendiri.
Air yang digunakan untuk budidaya harus bersih dan sehat, tidak mengandung zat-zat beracun dan kuman penyakit. Suhu air yang dikehendaki berkisar 25—29°C dengan perbedaan suhu antara siang dan malam hari
Air yang digunakan untuk budidaya harus bersih dan sehat, tidak mengandung zat-zat beracun dan kuman penyakit. Suhu air yang dikehendaki berkisar 25—29°C dengan perbedaan suhu antara siang dan malam hari
tidak
boleh Iebih dan 5°C; pH air berkisar 7,2—7,7; kandungan oksigen terlarut dalam
air berkisar 2,4—6 ppm.
Keadaaan kandungan amoniak (NH3) terlarut dalam air
kurang dan 0,1 ppm. Kandungan hidrogen sulfida (H2S) atau asam belerang dalam
air kurang dan 0, ppm. Kandungan karbondioksida (CC2) terlarut dalam air kurang
dan 5 ppm. Sifat kanibal akan muncul bila bawal kekurangan pakan. Ketika terjadi kekurangan pakan, ikan bawal berukuran besar akan memangsa bawal berukuran kecil yang ada di sekeIingnya.