Sistem Perkandangan Burunng Puyuh

Kandang merupakan salah satu komponen penting dalam usaha ternak burung puyuh. Kandang merupakan tempat tinggal, tempat beraktivitas burung puyuh setiap hari, yang sekaligus juga sebagai tempat bertelur. Kondisi kandang sangat mempengaruhi terhadap produktivitas burung puyuh. Kandang yang nyaman akan membuat burung puyuh lebih sehat dan lebih produktif.


Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membangun kandang burung puyuh, misalnya:

1. Lokasi 
Letak kandang burung puyuh sangat menentukan keberhasilan usaha di masa depan. Karena burung puyuh merupakan ternak yang sangat sensitif, ada beberapa syarat dalam pembuatan kandangnya, antara lain :
  • Letakkan kandang di tempat yang jauh dan sumber kebisingan. Burung puyuh akan stres bila berada di tempat yang bising. 
  • Lokasi kandang harus jauh dan permukiman penduduk. Kotoran burung puyuh memiliki kadar protein tinggi sehingga bilamana penanganannya kurang disiplin maka akan terjadi penguraian gas amonia di tempat pengumpulan kotoran. Akibatnya, akan muncul bau yang tajam yang tentu sangat mengganggu penduduk di sekitar kandang. 
  • Memiliki sirkulasi udara yang baik. Burung membutuhkan udara segar untuk hidup sehat dan agar produksi telurnya maksimal. Meski begitu bukan berarti burung puyuh boleh terkena angin keras. 
  • Jauh dari peternakan ayam ras. Hindari ternak puyuh berada dalam satu lokasi dengan ternak lain. Jangan membangun peternakan burung puyuh di bekas kandang ayam ras yang telah bangkrut. Hal ini untuk mencegah terjadinya serangan penyakit yang dulu pernah menyerang peternakan ayam ras tersebut.
  • Memiliki sumber air yang berlimpah. Air sangat dibutuhkan oleh burung puyuh setiap hari. Meski tidak berlebihan seperti pada ternak bebek, air tetap harus selalu ada setiap hari. Jaga jangan sampai burung puyuh kekurangan air karena akan dapat menimbulkan kanibalisme di antara mereka.
  • Buat kandang dengan ukuran yang tepat. Kandang yang ideal bagi burung puyuh petelur sebagai berikut: 
Panjang maksimal :200 cm
Lebar maksimal : 75 cm
Tinggi maksimal : 32 cm
Kolong kanang terbawah : 30 - 40 cm dari lantai
2. Isi kandang dengan kepadatan 50 ekor burung per meter persegi atau 100 ekor anak burung per meter persegi.

3. Kandang harus memiliki cukup ventilasi dan sinar matahari yang masuk.

4. Dinding kandang terbuat dari kawat ram atau loket.

5. Tersedia tempat makan dan tempat minum yang cukup.

Kandang burung puyuh petelur umumnya dibuat bertingkat. Paling tinggi adalah tingkat tinggi dengan tinggi setiap tingkat maksimum 30 cm. Adapun luas kandang per tingkat sebagai berikut :


Burung puyuh mempunyai sifat jelek, yaitu kanibalisme. Apabila kandang kurang Puas maka akan menyebabkan penghuninya berdesak-desakan. Hal itu dapat menimbulkan perkelahian di antara mereka. Bila demikian, sifat kanibalismenya akan muncul. Produksi telurnya akan terganggu dan pertumbuhannya akan menjadi jelek. 

1. Dasar lantai 
Sebaiknya lantai kandang terbuat dan kawat berlubang lubang (kawat ram atau kawat loket). Jangan sampai berlantai tanah atau ubin. Di bawah kawat ram ini diletakkan papan penampung kotoran yang terbuat dan triplek yang dilapisi seng tipis agar tahan lebih lama. 

2. Dinding kandang 
Dinding kandang sebaiknya terbuat dan kawat ram semuanya sehingga udara segar dapat masuk dengan bebas. Karena burung puyuh sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, kandang burung puyuh hendaknya diletakkan di ruangan yang aman, terhindar dan hembusan angin langsung, sehingga tidak kedinginan dan terganggu suara bising.

0 komentar:

Posting Komentar