Merawat Indukan Lele Untuk Di Budidayakan

Indukan lele harus diberi perawatan yang istimewa. Stidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melakukan perawatan guna menghasilkan indukan lele yang berkualitas, diantaranya ada sebagai berikut.

Penyuntikan lele
Melakukan penyuntukan indukan lele dengan ovaprium
Urutan pekerjaan pemijahan indukan lele secara semi intensif dengan hormon buatan adalah sebagai berikut.
  • Siapkan alat suntik dan hormon ovaprim urntuk disuntikkan. Gunakan injeksì puit yang sudah dibersihkan dengan air panas atau gunakan alat injeksi yang baru.
  • Tìmbang induk ikan lele (jantan dan betina) dan tentukan dosis ovaprim. Induk yang beratnya ± 1 kg dosis hormon ovaprim 0,5 - 0,3 ml. Bila beratnya 0,5 kg, maka dosis yang diperlukan setengahnya yakni 0,25 - 0,15 ml (sesuai petunjuk pada wadah hormon terebut)
  • Sedot dengan alat injeksi spuit sebabnya hormon yana diperlukan misalnya 0,5 ml. Usahakan posisi botol dan injeksi spuit tegak lurus botol berada di atas. Setelah itu, sedot lagi dengan injeks spuit yang sama akuades sebanyak 0,5 ml juga untuk rnenencerkannya.
Cara Menyuntik 
Suntikan hormon yang sudah disiapkan tadi ke dalam daging lele di bagian punggung, setengah dosis di sebelah kiri dan setengah dosis di sebelah kanan dengan kemiringan jarum suntik 45 - 40 derajat. Kedalaman jarum suntik 1 ± cm dan disesuaikan dengan besar kecilnya tubuh ikan. 

Lakukan penyuntikan secara hati-hati. Setelah obat didorong masuk, jarum dicabut lalu bekas suntikan ditekan / ditutup dengan jari telunjuk beberapa saat agar obat tidak keluar. Setelah disuntik, ikan jantan dan betina dimasukkan ke dalam bak pemijahan. 

Menyuntik induk lele dengan hormon alamiah (hipofisa) 
Hormon ini diambil dan kelenjar hipofisa yang terletak di bagian bawah otak kecil ikan. Setiap ikan (juga makhluk bertulang belakang lainnya) mempunyai kelenjar hipofisa yang terletak di bawah otak kecil. Kelenjar hipofisa ini hanya sebesar butir kacang hijau, bahkan lebih kecil. 
Untuk menyuntik induk ikan lele diperlukan kelenjar hipofisa yang diambil dan ikan donor, sedangkan penerimanya disebut resipien. Ikan donor dapat dipilihkan dan ikan lele dumbo, ikan mas, atau ikan lele lokal. Karena hormon untuk keperluan penyuntikan diambil dan kelenjar hipofisa, maka penyuntikan untuk merangsang pemijahan disebut juga hipofisasi.

> Dosis hipofisa
Untuk menyuntik induk ikan lele dibutuhkan kelenjar hipofisa yakni 3 dosis.  Artinya, seekor induk lele yang beratnya 1 kg, akan memerlukan kelenjar hipofisa yang berasal dan ikan donor yang berat badannya 3 x 1 kg. Ikan donor seberat 3 kg itu dapat terdiri atas 6 - 3 ekor yang masing-masing beratnya antara l - 0,5 kg.

Sebagai ikan donor sebaiknya dipilihkan ikan yang sudah dewasa. Efektivitas jantan maupun betina sama saja. Jika dipilihkan ikan donor yang belum dewasa atau tidak matang gonad maka kadar hormon di dalam kelenjar hipofisanya sedikit.

>Pengambilan kelenjar hipofisa dan pembuatan ekstrak 
Cara mengambil kelenjar hipofisa dan ikan donor adalah sebagai berikut :
Langkah 1
Ikan donor dipegang pada bagian kepalanya. Bila licin, gunakan kain lap. Sementara bagian kepala dipegang, bagian badan diletakkan di atas talenan. Kepala ¡kan donor dipotong di bagian belakang tutup insangnya hingga kepala putus.
Langkah 2
Setelah terpotong bagian atas kepala ikan dipotong di atas mata hingga tulang tengkoraknya terbuka dan otaknya terliha.
Langkah 3
Otak ini disingkapkan dengan menggunakan pinset maka di bawa otak akan terlihat kelenjar hipofisa berwarna putih sebesar butir kacang hijau. Dengan tetap menggunakan pinset, kelenjar hipofisa diangkat kemudian diletakkan di dalam cawan yang bersih untuk dicuci dengan aquadest hingga darah yang menempel hilang, Cara membersihkan dengan disemprot-semprot aquadest menggunakan sebuah pipet.
Langkah 4 
Setelah butir kelenjar hipofisa itu bersih lalu dimasukkan ke dalam tabung penggerus. Lalu kelenjar hipofisa tersebut digerus hingga hancur. Selanjutnya, kelenjar tersebut diencerkan dengan 1 ml aquadest. Dengan demikian, hormon GSH yang terkandung di dalam kelenjar hipofisa itu akan terlarut dalam cairan. Larutan tersebut diendapkan beberapa menit hingga kotoran tampak mengendap di dasar. Cairan bagian atas diambil dengan alat injeksi spuit untuk disuntikkan ke induk ikan lele.

Indukan lele yang akan dipijahkan juga harus diberikan pakan yang baik agar dapat menghasilkan benih yang baik. Indukan lele setiap hari diberikan pakan daging bekicot atau ikan rucah. Pemberian pakan dilakukan pagi dan sore dengan dosis 10% dan berat badan. Sebaiknya induk jantan dan betina ditempatkan secara terpisah.

0 komentar:

Posting Komentar