Pengemasan Dan Penyimpanan Pakan Ikan

Pada saat ini proses pengemasan sudah menjadi sangat mutlak dalam usaha pembuatan pakan ikan, karena dengan pengemasan yang baikproses penurunan mutu dapat di tekan. Wadah untuk mengemas pakan sangat bervariasi, mulai dari karung plastik, kertas semen, dan plastik tebal untuk kapasitas besar, dan alumunium fail untuk kapasitas kecil.


Pakan yang akan disimpan di gudang sebaiknya memiliki kadar air tidak lebih dari 10 % agar tidak terserang cendawa dan seranga. Ruang penyimpanan sebaiknya memiliki kelembaban relatif 65%, suhu 20% C, dan terdapat vasilitas sehingga suplai oksigen cukup.

Pakan buatan yang akan disimpan harus di ruang penyimpanan yang bersih, kering,aman dan memilki ventilasi yang baik. Sebaiknya ruang penyimpanan pakan berhubungan langsung dengan sinar matahari. Pakan diletakkan di atas pelet kayu dengan maksimal tumpukan sebanyak enam tumpukan. Lama penyimpanan pakan buatan di dalam ruang penyimpanan sebaiknya tidak lebih dari 3 bulan. Gunakan pakan yang diproduksi terlebih dahulu baru pakan yang di produksi selanjutnya.

Pakan yang disimpan diruang penyimpanan tidak selalu aman. Serangan serangga ( harga gudang ) dan organisme mikroskopis selalu mengintai dan menyebabkan kehilangan bobot, kualitas resiko kesehatan dan ekonomis .


Kehadiran serangga di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti sumber seranga, ketersediaan pakan, temperatur, kelembapan udara, dan kehadiran organisme lain.

Pakan atau bahan yang paling sering digunakan di tempatkan pada lokasi yang mudah dijangkau oleh pembudidaya dan begitu sebaliknya. Misalnya, jika kolam produksi sedang banyak memelihara ikan dewasa pakan ikan ini tentu paling banyak dibutuhkan maka pakan tersebut harus diletakkan pada posisi yang dekat dengan pintu keluar agar mudah dijangkau. Untuk pakan tambahan dan obat pelengkap pakan dapat disimpan di lemari agar tidak rusak karena umumnya digunkan dalam jumlah yang sedikit.

0 komentar:

Posting Komentar