Berbagai Jenis Belut di Indonesia

Ada tiga jenis belut di indonesia. Namun, jenis belut yang umum dikenal mayarakat hanya ada dua, yaitu belut sewah dan belut rawa. Adapun belut rawa  / belut muara atau belut laut kurang dikenal karena habitatnya sangat terbatas.

     
# Belut Sawah 

Belut sawah ( Monopterus albus Zuieuw) mempunyai ciri ciri fisik, atara lain warna kulit yang lebih terang mata lebih kecil, ukuran lebih kecil ( belut dewasa < 200 g ), serta perbandingan diameter dan panjang badan adalah 1 : 20. Sesuai dengan habitatnya . belut sawah lebih lama tahan di air dengan banyak lumpur. Belut sawah banyak di jumpai di Pulau Jawa, Madura dan Bali

baca juga : Prospek Bisnis Belut

    # Belut Rawa

Berbeda dengan belutsawah yang banyak dijumpai di media yang banyak dijumpai di media yang banyak berlumpur.  Belut rawa  (Synbranchus bengalensis Mcclell) hidup di media yang banyak mengandung banyak air dan sedikit lumpur. Karena air rawa lebih tinggi dibanding dengan air sawah tidak heran jika belut rawa mempunyai badan dan panjang dibanding dengan belut sawah. Perbandingan diameter dan panjang badan adalah 1 : 30. Adapun ciri ciri fisik antara lain warna kulit lebih gelap,mata lebih besar ukuruan lebih besar ( belut dewasa bisa mencapai400g) dan lebih tahan hidup di air yang sedikit lumpur.

   # Belut kali/ Muara / Tambak

Belut kali atau belut muara atau belut tambak (Macrotema calingans Cant) biasanya hidup di muara sungai. Belut ini mempunyai ciri ciri fisik  sedikit berbeda dengan kedua jenis belut di atas. berupa kepala belut bulat, bergigi lebih runcing, lipatan ingsang lebih banyak, sistem pernapasannya ingsang lebih terlihat , warna kulit berbintik bintik menyerupai pasir dan sirip bagian ekor lebih lebar menyerupai sirip sidat. perkembangan jenis belut ini bisa lebih cepat dan bisa mencapai ukuran sangat besar lebih dari 1 kg per ekor.

0 komentar:

Posting Komentar